MBG Test Kit 7 Parameter 50 Test – Kit Uji Makan Bergizi Gratis

Rp13,440,000.00

Parameter yang diukur :

  1. Borax test kit : 0 -10.000 mg/l
  2. Formalin test kit : 0 – 10 mg/L
  3. Rhodamin B test kit : 0 – 40 mg/L
  4. Methyl Yellow test kit : 0 – 50 mg/l
  5. Uji Ayam Bangkai : Qualitatif
  6. Siklamat Test kit : Qualitatif
  7. Thermometer Makanan
    • IR Temp. Range : ‘-35 ⁰C to 330 ⁰C/ -31⁰F to 626 ⁰F
    • IR Temp. Range : -35 ⁰C to 330 ⁰C/ -31⁰F to 626 ⁰F
    • TC Temp. Range : -20 – 260 ⁰C/-4 – 500 ⁰F
    • Resolution : 0.1 ⁰C/⁰F
    • Optical Resolution : 4 : 1
    • Emissivity : Adjustable 0.10~1.0
    • Operating temp : 0⁰C – 50 ⁰C/ 32 ⁰F – 122 ⁰F
    • Resolution : 0.1 ⁰C/⁰C
    • Response Time : 10 ms
    • Basic Accuracy : ±2% of reading

Perlengkapan :

  1. Timbangan digital
  2. 1 Mortal + Pestle
  3. 1 Batang Pengaduk Kaca ( Spatula Glass )
  4. 1 Washing Bottle 250ml
  5. 15 Pippete Tetes Plastik 3 ml
  6. 5 Masker steril
  7. 1 Carrying case terbuat dari fiber
  8. 1 Manual Book (Versi bahasa indonesia)
  9. Lampu Bunsen dan penjepit botol sampel
MBG Test Kit / Kit Uji MBG adalah solusi cepat untuk mendeteksi formalin, boraks, rhodamin B, dan bakteri E. coli pada makanan program Makan Bergizi Gratis agar aman dikonsumsi siswa. Pastikan keamanan program Makan Bergizi Gratis dengan Kit Uji MBG yang mampu mendeteksi kontaminan berbahaya dalam makanan sekolah secara cepat dan akurat.
Kit Uji MBG (Makan Bergizi Gratis) hadir sebagai inovasi penting untuk menjaga keamanan pangan dalam program makan siang sekolah di Indonesia. Dengan teknologi uji cepat, kit ini mampu mendeteksi zat berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, serta bakteri E. coli dan coliform pada makanan sebelum dikonsumsi siswa.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kualitas makanan sekolah, Kit Uji MBG menjadi solusi modern yang membantu pemerintah, sekolah, katering, dan penyedia makanan memastikan setiap menu aman, higienis, dan sesuai standar kesehatan. Proses pengujian yang cepat, praktis, dan akurat membuat pengawasan pangan lebih efisien untuk mendukung suksesnya Program Makan Bergizi Gratis Indonesia.