Uji Cepat Borax test kit 50

Harga aslinya adalah: Rp1,750,000.00.Harga saat ini adalah: Rp1,100,000.00.

  • Nama produk : Borax Test Kit
  • Range : 0 – 0,5 – 0,1 – 1,0 – 2,0 mg/l
  • Jumlah Test : 50 kali pengukuran
  • Type : BKI REAGEN BORAX
  • Manufaktur : BKI – Kesling
  • Expire Date : 2 Tahun
  • Spesifikasi Produk : Deret Warna pembanding vertical menempel pada Rack Akrilik 1 Rack akrilik dan 2 botol sampel, 2 pippet tetes Stadard tersedia
Borax Test Kit adalah alat uji cepat (rapid test) kimia untuk mendeteksi kandungan Natrium Tetraborat (Boraks) dalam sampel makanan atau bahan tambahan pangan. Biasanya terdiri dari cairan pereaksi (reagen) dan kertas uji (curcumin paper).

🧪 Deskripsi Umum

Borax test kit merupakan perangkat skrining cepat (rapid test kit) portabel yang dirancang khusus untuk mendeteksi kontaminasi natrium tetraborat (boraks) pada sampel makanan secara real-time. Di ranah pengawasan obat dan makanan, alat uji ini menjadi instrumen taktis bagi petugas Kesehatan Lingkungan (Kesling) untuk mengidentifikasi penyalahgunaan bahan kimia berbahaya pada pangan di pasar tradisional maupun sentra kuliner tanpa harus menunggu proses laboratorium yang lama.

🧬 Karakter Penting

Sebagai perangkat penunjang program keamanan pangan preventif, Borax test kit memiliki spesifikasi teknis yang mendukung kerja lapangan:

  • Prinsip Kurkuminoid: Umumnya mengandalkan reaksi spesifik antara senyawa boron dengan zat aktif kurkumin (biasanya menggunakan media kertas saring khusus/kertas turmerik) yang menghasilkan perubahan warna kontras dari kuning menjadi merah bata atau cokelat kemerahan.

  • Sensitivitas Spesifik: Mampu mendeteksi keberadaan zat pengawet terlarang ini bahkan dalam kadar rendah secara visual, memudahkan petugas mengambil tindakan tegas di tempat.

  • Preparasi Sampel Mudah: Prosedur ekstraksi sampel makanan dirancang sederhana, hanya memerlukan sedikit pelarutan atau penggerusan di lapangan.

⚙️ Kegunaan (yang Benar)

Bagi instansi kesehatan, pemanfaatan Borax test kit berfokus pada surveilans dan perlindungan konsumen terhadap pangan berbahaya:

  • Inspeksi Mendadak (Sidak) Pasar: Menjadi alat utama saat melakukan monitoring pangan berkala di pasar tradisional, bazar Ramadan, atau kantin sekolah terhadap makanan rawan seperti bakso, mie basah, kerupuk gendar, dan olahan daging/ikan.

  • Surveilans Keamanan Pangan Jajanan: Membantu puskesmas memetakan kepatuhan pedagang kaki lima dan industri rumah tangga pangan (IRTP) di wilayah binaan.

  • Pemeriksaan Menu Khusus: Digunakan untuk memeriksa katering atau penyedia makanan pada acara-acara besar kedinasan/publik demi mengantisipasi risiko keracunan massal.

⚠️ Kelebihan & Keterbatasan

Kelebihan:

  • Mempercepat pengambilan keputusan preventif karena hasil reaksi warna langsung terlihat dalam hitungan menit (sekitar 5-10 menit).

  • Sangat efisien dan hemat anggaran untuk pengujian sampel dalam jumlah banyak secara massal di lapangan.

  • Pengoperasiannya yang praktis membuat kader kesehatan atau petugas pemula dapat menggunakannya secara mandiri setelah pelatihan singkat.

Keterbatasan:

  • Borax test kit bersifat kualitatif (hanya menyatakan ada/tidaknya kandungan). Untuk keperluan pro-justitia atau penegakan hukum formal, hasil positif wajib dikonfirmasi ulang lewat uji laboratorium menggunakan metode resmi seperti titrasi atau spektrofotometri.

  • Beberapa makanan yang memiliki warna alami terlalu pekat dapat menyamarkan perubahan warna kertas uji, sehingga membutuhkan ketelitian ekstra dari petugas.

⚠️ Penyalahgunaan

Penyalahgunaan prosedur yang perlu diwaspadai adalah kesalahan dalam preparasi sampel—seperti tidak menghaluskan makanan secara merata atau salah menggunakan cairan pengekstrak. Hal ini dapat memicu hasil negatif palsu (false negative), di mana boraks yang terikat kuat di dalam jaringan makanan tidak terdeteksi, sehingga makanan berbahaya lolos dan tetap dikonsumsi oleh masyarakat.

🚨 Dampak Kesehatan

Pengawasan intensif menggunakan alat ini berdampak langsung pada penurunan risiko penyakit degeneratif dan keracunan akibat bahan tambahan pangan (BTP) terlarang:

Pencegahan Toksisitas Akut: Menghindari masyarakat dari gejala keracunan akut akibat dosis tinggi seperti mual, muntah hebat, diare, depresi mental, hingga kegagalan sirkulasi darah.

Pencegahan Efek Kronis Akumulatif: Boraks bersifat toksik terhadap semua sel dan terakumulasi di dalam tubuh (terutama hati, ginjal, dan otak). Pengawasan rutin mencegah terjadinya kerusakan ginjal kronis, gangguan kesuburan/reproduksi, hingga kanker pada masyarakat dalam jangka panjang.

🚨 Kenapa Penting?

Bagi instansi kesehatan, akuntabilitas program penyehatan makanan harus bersandar pada aturan hukum. Penggunaan Borax test kit merupakan langkah nyata dalam menegakkan Permenkes No. 033 Tahun 2012 tentang Bahan Tambahan Pangan (BTP), yang secara tegas melarang boraks digunakan sebagai pengawet atau pengenyal makanan karena sifatnya yang beracun. Mengingat makanan yang mengandung zat ini sering kali memiliki tampilan fisik yang menarik (lebih kenyal, tahan lama, dan tidak mudah hancur), deteksi visual oleh konsumen sangat sulit. Alat uji cepat ini menjadi “senjata utama” bagi puskesmas dan dinas kesehatan untuk memutus rantai peredaran pangan berbahaya di masyarakat.

🧾 Kesimpulan Singkat

Borax test kit adalah instrumen esensial bagi instansi kesehatan dalam menyelenggarakan program pengawasan keamanan pangan yang cepat, taktis, dan ekonomis demi menegakkan regulasi Permenkes RI. Pemanfaatan alat ini di garis depan memastikan perlindungan kesehatan masyarakat berjalan optimal dan meminimalkan ancaman penyakit akibat zat kimia berbahaya secara dini.